Bagaimana bahagia itu sebenarnya?

Keinginan manusia untuk bahagia sering tidak kesampaian. Ini disebabkan ramai manusia tidak tahu apa makna bahagia sebenarnya dan mereka juga tidak tahu bagaimanakah caranya untuk mendapatkannya. Jika kita mencari sesuatu yang tidak diketahui dan dikenali, sudah pasti kita tidak akan menemuinya. Oleh itu, usaha mencari… kebahagiaan itu mestilah bermula dengan mencari apa erti kebahagiaan itu terlebih dahulu. 

 

SELAMATKAN NYAWAMU YANG SELEMBAR ITU, PERBAIKI TERUS, UNTUK APAKAH HIDUP KITA INI SESUNGGUHNYA

 

 

Oleh Quantum Illahi

 

Penulis ingin mencoba mendefinisikan bahagia yang mungkin sudah kita kenal dan kita rasakan sejak dalam buaian ibunda kita dan sampai tumbuh berkembang saat ini, tentunya dalam nuansa teknik tali wasilah sebagai warna blog ini akan dipandu menyadari makna bahagia itu sebenarnya, yaitu bahagia seistilah Allah SWT sang PENCIPTA YANG MAHA PENGASIH dan PENYAYANG.

 

Definisi Bahagia beraneka ragam seperti dituliskan diblog ini dan memang beraneka ragam mendefinisikan karena memang bersifat abstrak dan yang tahu adalah diri kita masing-masing.

 

Beberapa definisi bahagia seistilah kita sebagai hamba Allah SWT (manusia) seperti berikut :

Memiliki rumah bagus, mobil mewah, istri cantik dan anak-anak yang lucu.

Lalu, bagaimana bila tak mendapati hal yang diinginkan di atas, apakah berarti orang ini menjadi ‘tidak bahagia’.

 

Ada sebagian lain yang menyatakan definisi bahagia adalah:

 

Hidup tenteram dan tidak punya banyak masalah.

Mendapatkan seseorang yang mencintai dan dicintai seumur hidup.

Menjadi diri sendiri.

Bebas melakukan sesuatu dan tidak terikat orang lain.

Terlepas dari keadaan yang membuat stres.

 

Penulis ingin mengajak kepada pembaca marilah kita mendefinisikan dan mempraktekkan bahagia seistilah Allah SWT seperti tercantum di firman dan hadist berikut :

 

”Apabila kamu melalui taman syurga, maka ikutlah atau masuklah kamu padanya.

Bertanya seorang sahabat: apakah taman syurga itu ya rasulullah?

Sabda Rasul: yaitu halqah-halqah dzikir (lingkaran orang duduk berdzikir) ”

(HR Imam Tarmizi)

 

“Siapa yang ingin bersenang – senang ditaman syurga, perbanyaklah dzikir”. (HR.Thabrani).

 

“Dan kamu (Muhammad) akan melihat melaikat-malaikat berlingkar disekeliling ‘Arsy bertasbih sambil memuji Rabb-nya; dan diberi putusan di antara hamba-hamba Allah dengan adil dan diucapkan: “Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam”. “(QS. 39:75)

 

Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,

Dan Kami telah menghilangkan dari padamu bebanmu, yang memberatkan punggungmu?

Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu.

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,

sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,

dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap (QS Al Insyirah)

 

Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia.Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,dari (golongan) jin dan manusia. (QS An-naas)

 

Jika penulis baca dan renungkan dalam-dalam firman dan hadits di atas menunjukkan kebahagian adalah dekat dan berkekalan dengan Allah SWT. Hadits di atas memberi simbol bahagia adalah taman syurga. Jika sudah berada di dalam taman syurga, pasti sangat mudah menemukan pemilik syurga. Begitu bijak Rasul menyampaikan rasa bahagia yang kekal abadi. Syurga adalah simbol suatu kebahgian yang terbebas dari ancaman, gangguan, serangan bisikan musuh Allah SWT yang sangat lihai memperdaya semua manusia termasuk penulis juga.

 

Syetan yang mantan penghuni syurga sangat tidak rela semua manusia termasuk penulis bisa masuk taman syurga apalagi berjumpa pemilik syurga, Allah SWT. Kekeramatan syetan ditunjukkan di QS An-naas bisa menyamar masuk di dalam diri manusia bisa merubah nilai bahagia yang kekal menjadi bahagia yang Fatamorgana seperti definisi di atas.

 

Namun tidak perlu risau dan kuatir untuk mengalahkan kekeramatan syetan tersebut, pastinya syetan akan lari secara otomatis jika manusia mencari perlindungan kepada Tuhan manusia. Raja manusia dan Sembahan manusia yaitu ALLAH SWT.

 

Oh ya sebelum penulis teruskan benar ndak kalau kita masih merasa tergoda syetan kita ini tidak bahagia? Kayak apa sih syetan itu? Bingung khan, penulis juga bingung, tapi sangat terasa kalau tergoda syetan, misalnya mengolor-ngolor waktu untuk menyelesaikan pekerjaan, selalu mencari-cari salah orang lain dan salah sendiri ditutupi, selalu cemburu jika orang lain mendapatkan kebahagian dan berusaha dengan cara pintas untuk menyamainya. (penulis tidak menyebutkan syetan-syetan kasar seperti kuntilanak, wewe gombel, gondoruwo dsb, ini syetan kasar yang sangat mudah di kalahkan)

 

Pasti pertanyaan berikutnya bagaimana praktek untuk mengusir syetan yang sangat nyata menyamar dalam diri kita dan sangat sulit dijinakkan atau diusir dalam diri kita. Sangat erat dan menyatu dalam diri kita, seandainya ada metode yang hebat seperti suatu detergen yang sangat ampun menghilangkan noda bandel di pakaian kita.

 

Jika kita tahu praktek mengusirnya, pasti kita akan merasakan hasil praktek seperti firman dan hadist di atas. Apakah pembaca sangat tertarik untuk mengetahui praktek riilnya sebagai wujud mencapai bahagia yang sempurna dan tepat, tentunya bahagia seistilah ALLAH SWT.

 

Kalau memang tertarik silahkan disimak artikel-artikel tentang teknik tali wasilah di dalam blog ini atau kalau penasaran silahkan hubungi petugas-petugas kami yang akan membantu membimbing memberikan kuliah singkat dalam pembelajarannya.

Semoga mendapatkan bahagia yang sebenarnya bahagia. Sukses selalu.

 

 

http://quantumillahi.wordpress.com/2010/05/26/apa-itu-teknik-tali-wasilah/

 

 

By DR ALI RIDHO….

 

Like ·  · Unfollow post · Share · Delete

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s